Kamis, 01 Januari 2015

Halo 1 Januari 2015

Bermula dari ngompor-ngomporin keluarga buat nonton 'Assalamua'alaikum Beijing'. Kebetulan gue, sofi, bang ghozi, mas wahyu pergi berlibur ke Bandung. Sekalian silaturahim dan nginep ke rumah mama dan papa mas Wahyu. Tadinya gue pengen di tinggal, karena mereka gak konsis sama perjanjian dua hari lalu. Gue masih ada tugas makalah, laporan, dan presentasi yang harus gue selesain. Dua hari gue tidur gak nyenyak buat menyelesaikan tugas-tugas tersebut. Pas gue lagi serius-seriusnya ngerjain tugas, eh tiba-tiba abang gue sama mas wahyu main ke kampus gue. Maklumlah ya, secara mas Wahyu kakak ipar gue selama 2011 nikah dia baru ketemu kita kurang lebih satu bulan, setelah itu balik ke Belgia buat kerja dan nyelesaiin s3 nya. Alhamdulillah setelah lulus s3 kemaren dia balik ke Indonesia dan jadi sering maen sama kita. Mas wahyu itu jenius abis, ihh gemes. Tapi isengnya subhanallah lah sama kaya bang ghozi, sofi, kak ishma.
Balik lagi ke topik. Jadi ketika mas wahyu maen ke kampus, gue lagi sibuk ngerjain tugas sama temen-temen gue di sevel. Alhasil gue punya perjanjian mereka jemput gue dan adek gue sofi harus bawa baju. karena gue udah gak punya baju lagi di kosan. Tiba-tiba mereka bilang pas besoknya gue di suruh pulang, padahal gue masih harus nuntasin tugas gue. OMG, mereka ngegemesin banget. Ketika gue bilang ke mereka gue gak jadi ikut ke Bandung. Mereka ternyata malah nungguin gue dan jemput gue, meskipun mereka iseng banget plus plus ditambah persyaratan. Akhirnya jadilah gue ke Bandung.
Yuhuuuu~

Sesampainya gue di Bandung, gue disambut hangat oleh mama dan papa. Family time bangetlah.
Keesokan harinya gue jalan-jalan ke alun-alun, dan ngomporin nobar'Assalamualaikum Beijing' di Ciwalk bareng kang Aher ( Gubernur Jabar), Asma Nadia ( Penulis ) dan Morgan ( Pemeran utama film tersebut). Siapa yang gak seneng, ditambah itu gratis. Tadaaaa, ternyata itu ada persyaratannya. Sesampainya disana gue keabisan tiket, seat nya udah penuh. Yaudahlah yah gue pasrah. terus kata abang gue, gue suruh pdkt sama-sama orang-orang yang sevisi buat nonton. Lalu, mulailah gue melangkah dan pdkt nanyain film Assalamu'alaikum Beijing. Ramah banget orang Bandung tuh, gue suka. Sampai perkenalan itu gue kenal sama yang namanya teh nida. Teh Nida kebetulan panitia, dan bilangnya tiket sudah habis, yasudah akhirnya gue pergi buat keliling ciwalk dan makan, sebelumnya teh nida nyimpen nomer wa gue.
ketika gue pergi keliling dan ingin turun lift mau makan tiba-tiba di  studio 6 XXI lagi rame. Gue penasaran, dan disitu ternyata ada bunda Asma Nadia sama bunda Helvi Tiana Rosa. Alhamdulillah kejutan tanggal satu bulan jatu tahun 2015 gue ketemu sama orang-orang inspiratif. Akhirnya gue bergerak ke arah bunda Helvy, sksd gitu deh. salaman dan langsung meluk plu plus ngobrol dan selfie. Sampai akhirnya gue nyamperin bunda Asma Nadia, dan gue pengen foto dan gue bingung minta foto sama siapa. Tiba-tiba bunda Asma bilang yuk selfiean aja, yuhuu~ akhirnya gue selfie an. ( Modal gue cuman muka tembok kok) :"D
Sampai akhirnya gue sama keluarga gue pergi makan,. You know? tiba-tiba ada chat wa masuk.
" Sarah, ini ada satu tiket. ini kado kamu di awal 2015, selamat ya kamu dapet tiket vip " Yuhuuu~. Senengnya bukan main. Saat itu gue baru duduk dan mau mesen makanan, dan gue bilang ke keluarga gue kalo gue dapet tiket gratis, gue langsung beranjak men dari bangku dan cuman gue doang yang gak jadi mesen makanan. Gue pergi ke studio enam dan ketemu teh nida. Lagi-lagi gue muka tembok, cieeh banget kan gue :"D
Entah kenapa gue jadi ngobrol nyambung gitu sama teh Nida, gue cerita banyak deh, sampe kayak cerita yang kaya orang lama kenal, padahal baru ketemu dan kenal. Ah senangnya :")
Akhirnya gue berhasil foto lagi sama kang Aher dan Morgan. Dapet souvernir pula :D Alhamdulillah, terimakasih Allah pada awal tahun yang indah bertemu orang-orang keren.

Hikmah hari ini adalah kita harus percaya diri, dan welcome sama siapapun. Percaya gak percaya ada sesuatu yang gak diduga luar biasa nantinya.

Selamat istirahat, semoga mimpi-mimpi kita ditahun 2015 ini tercapai. Aamiin..

@sar_fit

Jumat, 19 Desember 2014

Surat untuk-NYA

Allah...
Maafin hamba-MU ini yang semakin lama hamba menjauh
Tilawah, sunah hamba jarang
Ya Allah...
Maafin hamba...
Maafin hamba dari rasa terlena ini
Ya Allah...
Maukah memafkan hamba ini yang masih belajar dalam kehidupan dunia yang fana?
Ajarkan hamba cara mencintai-MU seutuhnya Ya Rabb...
Dekatkanlah dengan orang-orang yang selalu mengingat-MU, mentaati-MU.
Sungguh, hampa Ya Allah jika kesibukan ini semakin merasa menjauh dari-MU.
Dekatkanlah kepada hamba juga dengan orang yang sevisi dan berkepandangan kedepan.
Orang yang seantiasa semangat dan rajin, namun jikalau lengah saling mengingatkan.
Ridhoilah hamba dalam setiap langkah jejak kehidupan ini.
Aamiin..

Orang yang sedang belajar mencintai-MU
-sarah-

Minggu, 16 November 2014

Cinta dalam ikhlas bukan cinta dalam diam

Assalamu'alaykum...


Ceritanya lagi upgrade diri, lagi baca bukunya @canunkamil sama @fufuelmart judulnya jodohku, inilah proposal nikahku. Dahsyat, hati gue langsung nyees kesentil baca cinta dalam hati vs cinta dalam ikhlas. katanya gini...

#CintaDalamHati memendam perasaan kagum atau suka kepada seseorang tanpa pernah mengungkapkannya.


#CintaDalamIkhlas mengungkapkan tentang ia kepada Allah tanpa tahu siapa orangnya.

#CintaDalamHati menyiksa diri karena ketidak pastian dan rasa penasaran.

#CintaDalamIkhlas menenangkan hati karena menyerahkan segalanya kepada sang pemilik rasa.

#CintaDalamHati sering berakhir kecewa karena berlebihnya "ekspetasi" kita dibatas olehnya.

#CintaDalamIkhlas berakhir karena segala harap dan doa hanya menggantungkan balasan dari-Nya.

#CintaDalamHati menyimpan rasa di hati, mengungkapkan kepada orangnya tak berani, tapi beberapa orang terdekat mengetahui.

#CintaDalamIkhlas menyerahkan perasaan kepada sang pemilik hati, mengharapkan pasangan terbaik bagi diri.

#CintaDalamHati fokus di hati, berdoa agar bisa berjodoh dengannya yang akan menghijabi antara ia dan jodoh sebenernya.

#CintaDalamIkhlas fokus mendoa untuk yang tertakdir jodohnya, mski Allah belum buka siapa orangnya, dimana ia, dan seperti apa wajahnya.

#CintaDalamHati menyiksa hati, terbuai pada angan-angan yang bisa menyesatkan diri.

#CintaDalamIkhlas membuat tenteram, diam sambil dalam perbaikan, saat siap langsung proses ke perikahan.

Subhanallah, betapa dahsyatnya cinta dalam ikhlas itu. Ketika gue baca itu beneran deh gue renungin banget. betapa penting banget cinta dalam ikhlas. Gak usahlah sok-sok an bilang "ngejaga" atau "ngetep" sama seseorang buat jodoh kita. Perbaiki diri aja dulu, banyak baca buku, banyak diskusi sama orang yang berpengalaman, perbaikin hubungan dengan Allah sang pemilik Cinta, latih skill dan upgrade diri kita untuk lebih baik dan lebih baik. Caranya gimana? Ya terus aja bergerak. Bismillah, gue pengen berubah menjadi lebih baik dengan tetep jadi diri gue bukan jadi 'orang lain'. 



“Rabbana hablana min azwaajina, wa dzurriyyatina qurrata a’yuniw, waj’alna lil muttaqiena imaamaa.”
Artinya:
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami jodoh [2] kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang2 yang bertakwa.” (QS 25:74)

“Robbi hablii milladunka zaujan thoyyiban wayakuuna shoohiban lii fiddiini waddunyaa wal aakhiroh”.
Artinya:
“Ya Robb, berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat”.

Aamiin...



@sar_fit

Jumat, 14 November 2014

Halo!

halooo! Maafin diri gue yang suka proktasinasi buat nulis blog, banyak tugas makalah eeuy#Alesan :p
Rada kaku nih gue buat nulis yang romantis-romantisan, tapi paling seneng sama baca tulisan yang ngalir gitu aja, bikin mikir, bikin semangat dan berbau romantisme(tulisan loh yaa). Lagi-lagi suka punya ide, lupa ditulis saat itu juga, ehhh tiba-tiba suka lupa mau nulis apa-_-(malesin banget), suka nunda ntar-ntaran lah, ngerjain tugas dulu lah, ngobrol cari inspirasi dululah, ehhh nyampe malem ngelakuin sesuatu yang gak jelas kemudian ketiduran (kebiasaan-_-). Sekarang buat nimbulin rasa kangen nulis gue, kayaknya perlu sering-sering nulis diary (ahaaaaaa! hobi gue, emang :p ) Oke, gue pengen cerita jadi mahasiswa baru lagi. Gue seneng banget loh, bisa pindah kampus. ( walaupun masih sering kangen sama suasana temen-temen di Yarsi ) Tetep gue harus bisa move on! :D
Ada Este, Opi, Wika, Uthy, Aribah, Kak Alfi (si mami) , Mawar, Ana, Rina, Bina, Isabel, Fitaya, Ami, Imong, Rizka, Ifna, Ria, Raudyah, Syafira, Nafira, Uwi, Imi, kak Yanti, Indah, Mega, Kokom, Ilena, Fatia, Ponco, Ganang, Bayu, Hermawan, Al, Rafi, Fadhil, Denny, kelas 1C yang ramah-ramah, aktif-aktif, friendly, seru, rame, sangat mewarnai di kehidupan baru gue. Entah biarpun gue beda usia sama mereka, tetep gue lepas, sama sekali gak ngeliat batesan usia. Gue bebas sih, mereka manggil gue apa yang penting itu nyaman untuk mereka. Ada yang manggil Sarah, kak, mba juga ada loh -,- tapi gue lebih nyaman di panggil sarah :D
Oiya, disini senior-seniornya juga baik-baik banget, asik di ajak diskusi, pokoknya samalah kaya senior-senior di psikologi Yarsi, seru-seru. ( Gue akuin fakultas psikologi itu kekeluargaannya hidup, Alhamdulillah beruntung jadi mahasiswi psikologi :D ). Janggal itu, ketika gue lagi ngobrol sama senior psikologi (semester 3 atau pun 5) eh tiba-tiba ketemu adek gue. Gue manggil mereka 'kak' mereka manggil gue 'dek' dan adek gue sofi manggil gue 'kak', tapi si sofi manggil mereka pake nama coba, lucu aja, kadang dalem hati pengen ketawa ngeliatnya :))
Gue gak malu di usia kaya gue masih jadi maba, justru gue harusnya bersyukur di sentil buat memperbaiki kualitas masa depan gue dengan belajar.
Belajar tipe gue itu kalo di kelas bener-bener perhatiin dosen, catet yang penting, kalo janggal tanya saat itu juga, intinya mah aktif, selain itu gue juga seneng diskusi, apapun itu tentang sebuah mimpi, kisah, inspirasi, tokoh, psikologi, masa depan. dan kalo gak fokus dan gak ada tujuan malah sampe lupa waktu.
Oke, baiklah. Semangat perubahan.


Sabtu, 08 November 2014

Melepas

Mungkin kita disadarkan untuk berpisah
Melepas jejak kenangan
Kita berbeda tuju
Kau mengarah ke Selatan, dan aku ke Tenggara.
Seakan kita tak pernah satu
Setahun saja bahkan aku bisa bertahan untuk bersabar
Apa kau terluka?
Maafkan aku...

@Sar_fit